| Catatan Ringan | Pentingnya Pendidikan Islam Rasulullah SAW bersabda : "Sesungguhnya termasuk tanda-tanda datangnya hari Kiamat adalah hilangnya ilmu dan meluasnya kebodohan." Hadits ini menunjukkan bahwa dengan hilangnya ilmu pengetahuan, umur dunia semakin mendekati akhirnya. Ini merupakan sebuah isyarat bahwa ilmu itu adalah suatu hal yang penting, karena ilmu adalah keperluan mendasar manusia. Ilmu yang dimaksudkan dalam hadits ini adalah ilmu Islam. Ilmu Islam mempunyai kedududkan yang penting untuk memahami agama. Begitu juga ilmu pengetahuan yang lain karena ada persamaannya yaitu sama-sama diperlukan dalam kehidupan. read more>> |
|
|
| Kajian Utama | Sistem Pendidikan Islam
Agama Islam, sebagaimana agama dalam pengertian Barat, hanya ditempatkan dalam urusan individu dengan tuhannya saja. Sementara dalam urusan sosial kemasyarakatan, agama (Islam) ditinggalkan. Oleh karena itu, di tengah-tengah sistem sekuleristik tadi, lahirlah berbagai bentuk tatanan yang jauh dari nilai-nilai agama, salah satunya adalah paradigma pendidikan yang materialistik. read more>> |
|
|
| Liputan | Pendidikan dan Dakwah CIDE
Pada tahun 1974, komunitas Muslim Indonesia membentuk sebuah organisasi dakwah yang diberi nama LDPAI (Lembaga Dakwah Pendidikan Agama Indonesia), organisasi ini diprakarsai oleh KJRI. Kemudian pada tahun 1985/1986 organisasi ini berubah menjadi Central Islamic Dakwah & Education (CIDE), dimana secara organisatoris tidak lagi berhubungan secara langsung dengan KJRI, pada saat itu organisasi ini belum mempunyai tempat kegiatan sendiri, kegiatan masih menumpang di Masjid milik komunitas Malaysia (Masjid Zetland). read more>> |
|
|
| Dari Redaksi | Edisi No. 37, Maret 2007 Assalamu’alaikum wr. wb. Anak adalah karunia Allah yang tidak dapat dinilai dengan apapun. Ia menjadi tempat curahan kasih sayang orang tua. Namun sejalan dengan bertambahnya usia sang anak, muncul persoalan yang tiada habisnya. Ketika beranjak dewasa anak dapat menampakkan wajah manis dan santun, berbakti kepada orang tua, berprestasi di sekolah, bergaul baik dengan lingkungan masyarakatnya. Tetapi dilain pihak dapat pula menjadi sebaliknya, perilaku anak susah dikendalikan, bentuk kenakalan berubah menjadi kejahatan, dan orangtuapun selalu cemas memikirkannya. read more>> |
| |
|
|
|
|
| Youth | Knowledge, Do You Have It?! As a Muslim we all know that seeking knowledge is an obligation upon every Muslim. This understanding is based on the saying of the prophet (Saw), "Seeking knowledge is an obligation upon every Muslim" Unfortunately today we see many Muslims, especially us the youth, who when it comes to our education, work, sport or even entertainment we would gain a lot of knowledge regarding these areas. For example how many wicket did Shane Warne take in his career, or how many did Andrew Johns score for NSW on both of his 20/20 matches? However, when it comes to the Deen, unfortunately some of us have very little knowledge. read more>> |
| |
|
|
| Sastra | Azan Sepi Engkong Ali
Cerpen: Pudji Isdriani K
Hidup di ibu kota, tepatnya kota metropolitan seperti Jakarta, sungguh berbeda dengan di desa. Suraji sangat merasakannya begitu dia menginjakkan kaki di Jakarta, kota yang selama dua puluh tahun hanya dilihatnya lewat layar kaca. read more>> |
| |
|
|
| Keluarga | Keteladanan Adalah Kunci Pendidikan Sepanjang Masa “Barang siapa yang memberikan contoh yang baik dalam Islam maka baginya pahala atas perbuatan baiknya dan pahala orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat. Yang demikian itu tidak menghalangi pahala orang-orang yang mengikutinya sedikitpun. Dan barang siapa yang memberikan contoh yang buruk didalam Islam maka baginya dosa atas perbuatannya dan dosa orang-orang yang mengikutinya hingga hari kiamat. Yang demikian itu tanpa mengurangi sedikitpun dosa orang-orang yang mengikutinya” (HR Muslim) read more>> |
| |
|
|
| Fiqih | Hukum Wanita Haid Berdiam di Masjid Jumhur ulama, di antaranya imam madzhab yang empat, sepakat bahwa wanita yang haid tidak boleh berdiam (al-lubts) di dalam masjid, karena ada hadits Nabi Saw yang mengharamkannya.[i] Imam Dawud Azh-Zhahiri membolehkan wanita haid dan orang junub berdiam di masjid.[ii] Namun pendapat yang kuat adalah pendapat jumhur yang mengharamkannya. Dalilnya adalah sabda Rasulullah Saw: “Sesungguhnya aku tidak menghalalkan masjid bagi wanita yang haid dan orang junub.” [HR. Abu Dawud].[iii] Yang dimaksud berdiam (al-lubtsu, atau al-muktsu) artinya berdiam atau tinggal di masjid, misalnya duduk untuk mengisi atau mendengarkan pengajian, atau tidur di dalam masjid. Tidak ada bedanya apakah duduk atau berdiri. Berjalan mondar-mandir (at-taraddud) di dalam masjid, juga tidak dibolehkan bagi wanita haid.[iv] [i] Muhammad bin Abdurrahman, Rohmatul Ummah fi Ikhtilaf Al-A’immah, hal. 17. [ii] Lihat Ash-Shan’ani, Subulus Salam, I/92. [iii] Hadits ini shahih menurut Ibn Khuzaimah. Lihat Subulus Salam, I/92. Menurut Ibn al-Qaththan, hadits ini hasan, Kifayatul Akhyar, I/80. [iv] Taqiyuddin al-Husaini, Kifayatul Akhyar, I/80. read more>> |
| |
|
|
| Kisah Teladan | Kisah Abu Hurairah R.A. Menjaga Gudang Zakat Dikisahkan pada satu ketika Abu Hurairah r.a. diberi amanah oleh Rasulullah S.A.W. untuk menjaga gudang hasil zakat. Pada suatu malam Abu Hurairah r.a. melihat seseorang mengendap-gendap hendak mencuri, lalu ditangkapnya. Orang itu pun hendak dibawanya berjumpa Rasulullah S.A.W. tetapi pencuri itu memohon minta dikasihani seraya menyatakan bahwa dia mencuri untuk memenuhi kebutuhan keluarganya yang kelaparan. Abu Hurairah r.a. merasa kasihan lalu melepaskan pencuri itu dengan pesan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. read more>> |
| |
|
|
|